Kenapa Kami Gak Mau Buka Laundry Koin?

Dari dulu kami sering dapat pertanyaan: Kenapa QnC Laundry gak buka laundry koin?

.

Jawaban kami dari dulu selalu konsisten sampai sekarang.

.

  • Pertama, mesin koin terlalu mahal. Harga satu set mesin laundry koin di kisaran Rp 60 juta-an. Ada beberapa yang harganya relatif murah sedikit itu Rp 45 juta-an. Di sisi lain, mesin yang kami gunakan saat ini harga satu setnya hanya Rp 20 juta-an. Itupun masih ada kembaliannya. Artinya, 3 set mesin laundry kami biayanya sama dengan satu set mesin koin.


  • Kedua, keunggulan laundry koin itu cuma satu: Hal yang menjadi keunggulan laundry koin adalah customer benar-benar percaya bahwa cuciannya tidak dicampur dengan pelanggan lain. Namun, sebenarnya tujuan itu bisa dicapai dengan relatif mudah tanpa menggunakan mesin koin. Sistem IT QnC Laundry menjamin dan membuat 100% customer kami percaya (dan ini dibuktikan dengan survey internal) bahwa cucian mereka tidak pernah dicampur ketika dicuci di QnC Laundry. Begitu pula, kami bisa berikan bukti bahwa pakaian pelanggan tidak pernah dicampur dari berbagai dokumentasi yang kami miliki di Sistem IT kami.

Terkadang memang masih ada pelanggan yang ragu karena ada 1-2 kasus cucian tertukar. Namun, kami jelaskan kembali bahwa itu bukan karena cucian dicampur. Melainkan karena ketidaktelitian karyawan kami pada saat penyetrikaan saja. Dan kasusnyapun sangat sedikit serta kami dapat memberikan bukti terhadap komitmen kami. Ketika kasus terjadipun kami berikan ganti rugi jika cuciannya hilang dan ganti ruginya paling besar sehingga konsumen yakin.

.

  • Ketiga: Laundry koin kan bisa Express 2 jam? Betul. Namun, itu dengan asumsi pada saat konsumen datang ada mesin yang kosong. Konsep laundry yang efisien kan bukanlah begitu. Ketika kita buka usaha laundry pasti kita ingin agar mesin laundry kita memiliki utilisasi maksimal (mesin gak pernah kosong, tapi jalannya tetap cepat). Kalau kita sengaja mesinnya dianggurkan hanya supaya bisa 2 jam selesai, lalu dengan mesin yang harganya 3x lebih mahal dan jumlahnya 2x lebih banyak. Mau kapan balik modalnya pak?

.

  • Keempat: Pelanggan yang butuh mencuci 2 jam selesai, kemungkinan besar bukan pelanggan laundry regular. Kalau dia adalah pelanggan regular, maka cucinya akan rutin dengan pola tertentu. Misalkan setiap hari Sabtu. Sehingga Customer Lifetime Value (CTV) dari pelanggan tersebut otomatis rendah dibandingkan pelanggan reguler. Jadi usaha laundry koin, mesinnya 3 kali lebih mahal, jumlah mesinnya harus 2 kali lebih banyak, dan pelanggannya tidak produktif. Jadi usahanya butuh biaya lebih banyak tapi dengan kemungkinan keuntungan yang lebih kecil, siapa yang mau buka?


  • Kelima: laundry koin itu paling ideal untuk self service. Kalau kita lihat di negara yang sudah maju, memang betul kebanyakan laundry itu self service, tapi ini ada 2 alasan yaitu karena biaya tenaga kerja mahal dan pelanggan yang sudah biasa dengan konsep self service. Sedangkan di pasar Indonesia, pelanggannya masih ingin yang mudah dan untungnya karena biaya tenaga kerja di Indonesia masih belum terlalu mahal, maka harga laundry kiloan pun masih bisa kompetitif.

Ketika kita buka di pasar yang cocok untuk self service laundry koin, MUNGKIN akan laku. Namun ingat, mesinnya tetap 3 kali lebih mahal dan butuh jumlah mesin 2 kali lebih banyak. Kalau ada pesaing yang pintar, dia bisa aja beli mesin yang harganya 20 juta satu set dan buat seperti self service. Gak sesulit itu kan, kita beli mesin laundry biasa lalu kita buat sistemnya seperti laundry koin?


"Tapi nanti dicurangi karyawan". Kalau yang jaga owner maka gak perlu takut dicuri uang setorannya sama karyawan. Kalaupun bukan owner yang jaga, bisa nonton CCTV setiap hari yg dipercepat 8x. Jadi selama 16 jam operasional, owner hanya perlu membayar orang untuk bekerja selama 2 jam untuk hitung berapa orang yang memakai mesin cuci kita. Biayanya akan jauh jauh jauuuh lebih murah daripada membeli mesin koin.


  • Keenam: belajarlah dari pasar laundry di luar negeri. Sekarang, di negara mana Anda bisa melihat laundry koin self service menjamur dimana-mana? Gak ada. Setidaknya untuk 20 sekian negara yang sudah kami datangi, tidak ada. Kenapa? Karena ketika masyarakat sudah paham bahwa baju yang dicuci itu ternyata gak perlu disetrika atau perlakuan khusus lainnya, pada saat itu orang yang mampu akan memilih membeli mesin dryer rumahan yang harganya cuma Rp 6 juta-an untuk melengkapi mesin cuci di rumahnya. Pada saat itu juga dia berhenti menggunakan laundry koin self service.

Dari semua skenario tadi, yang paling diuntungkan yang bisnisnya jualan mesin laundry. Banyak dari penjual mesin laundry ini ikut di bisnis laundry koin. Tapi penyertaan modalnya dalam bentuk mesin. Jadi kalau bisnisnya gagal, mesin tinggal ditarik, cari lagi orang yang bisa joinan dengan sistem tadi sampai bisnisnya berhasil.

.

Kami punya teman, di Jakarta, stok mesin laundry koin-nya banyak. Dia hanya pakai untuk buka usaha laundry yang pertama. Begitu mulai ramai, mesin laundry koin tadi tidak cukup, maka dia pasang mesin laundry biasa (yang harga Rp 20 juta dapat kembalian tadi). Mesin koin-nya pindah ke tempat lain. Mesin yang di depan juga, dari 8 mesin yang dipasang yang nyala cuma 2-3. Ya karena sisanya barang jualan dan tidak ditaruh dalam dus. Di display aja di depan biar keliatan laundrynya besar.

.

Silahkan Anda nilai sendiri saja cerita kami ini. Biar paham apa yang sebenarnya terjadi di industri laundry dan apa yang baik untuk usaha laundry Anda saat ini atau yang akan datang.